Indonesia Surga Pembajakan CD


Indonesia adalah "surga" bagi pembajakan. Hampir di semua pusat perbelanjaan di Jakarta, seperti Glodok dan ITC Ambassador, dengan mudah dapat ditemui cakram padat (CD) bajakan yang berisi lagu atau film terbaru.

Jelas yang paling jengkel dengan pembajakan adalah perusahaan produsen CD rekaman. Untuk menekan tingkat pembajakan, akhir Mei 2005 lalu, perusahaan rekaman Sony BMG Music Entertainment telah melakukan uji coba pembuatan CD rekaman lagu yang dilengkapi peranti antipembajakan, XCP.

Peranti lunak antipembajakan XCP buatan First4Internet Limited itu tersimpan bersama rekaman lagu dalam cakram. Peranti ini hanya memungkinkan pemilik CD mengkopi rekaman sebanyak tiga kali. Lagu hasil salinan tak bisa lagi dipindah ke tempat lain.

Dalam situsnya, First4Internet Limited menjelaskan, perlindungan dari pembajakan dibuat secara berlapis-lapis.

First4Internet menjamin, keberadaan peranti antipembajakan ini tidak akan mempengaruhi kualitas rekaman. Di samping merancang XCP untuk CD rekaman audio, First4Internet merancang XCP untuk melindungi rekaman video.

"Pembajakan merupakan isu besar bagi kami. Dua dari tiga CD bajakan berasal dari hasil mengkopi dan memperbanyak CD lagu asli," kata Thomas Hesse, Presiden Bisnis Digital Sony BMG Music Entertainment.

Dengan memperbolehkan mengkopi tiga kali, menurut dia, di samping mencegah pembajakan, hak pemilik CD untuk membuat cadangan atau memodifikasi rekaman tetap terlindungi.

 

Judul Asli : Senjakala Pembajakan (4-6-2005)
Penerbit : SAPTO | BETANEWS | FIRST4INTERNET | KORAN TEMP

CD Info